Perbedaan Bekatul dan Dedak: Jangan Sampai Keliru

06 May 2026   •   Super Admin

Masih banyak orang yang menganggap bekatul dan dedak itu sama. Padahal keduanya memiliki perbedaan dari proses produksi, tekstur, kandungan nutrisi, hingga penggunaannya dalam pakan ternak. Bagi peternak maupun pelaku industri pakan, memahami perbedaan ini sangat penting agar tidak salah memilih bahan baku.

Apa Itu Dedak?

Dedak padi adalah hasil samping penggilingan padi yang berasal dari lapisan luar butiran padi. Dedak biasanya dihasilkan pada proses penyosohan pertama dan masih mengandung bagian kulit ari maupun serat kasar dari padi.

Secara fisik, dedak memiliki tekstur yang lebih kasar dan terkadang masih terlihat serpihan kulit padi atau rambut halus dari sekam.

Dedak banyak digunakan sebagai bahan campuran pakan ternak karena kandungan serat kasarnya cukup tinggi.

Apa Itu Bekatul?

Bekatul merupakan lapisan bagian dalam dari butiran padi yang diperoleh dari proses penyosohan kedua. Bekatul memiliki tekstur jauh lebih halus dibanding dedak dan umumnya tidak lagi mengandung kulit padi.

Karena berasal dari lapisan yang lebih dekat ke inti beras, bekatul memiliki kandungan nutrisi yang lebih baik, terutama protein, lemak, vitamin B kompleks, dan mineral.

Bekatul sering digunakan untuk pakan ternak premium, campuran konsentrat, hingga bahan pangan tertentu.

Cara Mudah Membedakan Bekatul dan Dedak

1. Dari Tekstur

Bekatul terasa lebih lembut dan halus saat disentuh, sedangkan dedak terasa lebih kasar karena masih mengandung serat kulit padi.

2. Tes Rendam Air

Saat direndam:

  • Bekatul hampir seluruhnya tenggelam.
  • Dedak sebagian akan terapung karena kandungan serat kasarnya lebih tinggi.

3. Dari Harga

Bekatul biasanya dijual lebih mahal dibanding dedak karena kualitas nutrisinya lebih tinggi dan teksturnya lebih halus.

Kandungan Nutrisi Bekatul vs Dedak

Secara umum:

  • Dedak lebih tinggi serat kasar.
  • Bekatul lebih tinggi protein dan lemak.

Data nutrisi yang sering dijadikan referensi menunjukkan:

  • Protein kasar dedak sekitar 8,5%
  • Protein kasar bekatul sekitar 12%
  • Serat kasar dedak sekitar 17%
  • Serat kasar bekatul sekitar 5,2%

Bekatul juga mengandung vitamin B kompleks, mineral, serta antioksidan alami seperti oryzanol dan vitamin E.

Mana yang Lebih Bagus untuk Pakan Ternak?

Jawabannya tergantung kebutuhan ternak.

  • Jika membutuhkan sumber serat tambahan dengan harga lebih ekonomis, dedak bisa menjadi pilihan.
  • Jika membutuhkan nutrisi lebih tinggi untuk pertumbuhan dan performa ternak, bekatul biasanya lebih unggul.

Banyak formulasi pakan modern juga mengkombinasikan keduanya agar lebih seimbang antara harga dan kualitas nutrisi.

Waspada Dedak Oplosan

Di pasaran, tidak sedikit dedak yang dicampur sekam giling agar volume bertambah. Dedak oplosan biasanya:

  • Sangat ringan
  • Banyak terapung saat direndam
  • Kandungan nutrisinya rendah
  • Serat kasarnya terlalu tinggi

Karena itu, penting membeli dari supplier terpercaya dan melakukan pengecekan kualitas sebelum digunakan dalam formulasi pakan.

Kesimpulan

Walaupun sama-sama berasal dari hasil penggilingan padi, bekatul dan dedak memiliki perbedaan yang cukup besar. Dedak lebih kasar dan tinggi serat, sedangkan bekatul lebih halus dengan kandungan nutrisi yang lebih tinggi.

Memahami perbedaan ini dapat membantu peternak maupun produsen pakan memilih bahan baku yang sesuai dengan kebutuhan ternak dan target kualitas pakan.

Icon WA